FREKUENSI DAN RESONANSI


Hampir setiap manusia dewasa mungkin tidak ada yang tidak mengenal Gitar. Suatu benda yang begitu familiar sekali dengan manusia. Setiap orang dewasa paling tidak pernah melihat gitar walaupun tidak pernah memainkannya.

Sedangkan buat yang pernah memegang gitar, memainkannya suatu hal yang sangat mengasikkan sekali. Melalui petikan petikan pada senar senarnya akan dihasilkan suara yang merdu sekali, kadang nadanya gembira terkadang nada duka yang menyayat hati. Tapi pernahkah kita memikirkan kenapa gitar (gitar kalsik ) bisa menghasilkan suara yang begitu indah? saya rasa tidak semua memikirkannya, kita hanya asyik memainkannya tanpa menyadari ada suatu peristiwa yang syarat makna sehingga suara indah dan merdu bisa dihasilkan sebuah gitar.

Gitar akustik adalah jenis gitar di mana suara yang dihasilkan berasal dari getaran senar gitar yang dialirkan melalui sadel dan jembatan tempat pengikat senar ke dalam ruang suara. Suara di dalam ruang suara ini akan beresonansi terhadap kayu badan gitar. Kenapa bisa terjadi resonansi ? karena frekuensi alamiah udara dalam tabung gitar sama dengan frekuensi getaran suara yang dihasilkan oleh senar gitar.

Anda mungkin dapat melakukan penyelidikan sederhana, begini caranya; Anda ambil gitar, kemudian anda petik senar yang paling bawah. Setelah anda petik senar yang paling bawah langsung anda raba senar kedua apakah bergetar atau tidak? Saya mencobanya tidak bergetar. Kemudian percobaan yang sama anda ulangi lagi, anda petik senar paling bawah kemudian anda raba senar kedua, tetapi sekarang senar kedua anda tekan pada kolom kelima. Apa yang anda rasakan dengan meraba semar kedua setelah senar pertama dipetik? ternyata senar tersebut bergetar. Kenapa bergetar? karena nadanya sama, tinggi nadanya sama ? frekuensinya sama, sehingga ketika ketika senar pertama bergetar karena dipetik, senar kedua yang ditekan pada kolom ke 5 ikut beresonansi.

Kita harus ingat lagi pelajaran mengenai resonansi di SMP atau SMA.Getaran yang dihasilkan gelombang bunyi dapat menimbulkan getaran pada benda lain. Peristiwa dimana ikut bergetarnya suatu benda karena benda lain bergetar yang memiliki frekuensi sama dengan frekuensi alamiah benda tersebut. Frekuensi dari benda yang ikut bergetarlah yang disebut frekuensi alamiah. Kedua benda yang beresonansi akan memiliki frekuensi yang sama atau frekuensi benda yang satu merupakan kelipatan frekuensi benda yang lain. Dalam peristiwa ini, amplitudo dari gelombang bunyi benda tersebut besar.

image

Kembali kepada kekinian, beberapa hari belakangan umat Islam tersentak dan tersadar setelah senar harga dirinya “Alquran” dipetik dengan keras dan dengan cara yang tidak seharusnya. Sehingga getaran petikan yang terjadi dikepulauan seribu merambat ke segala penjuru negeri, membuat getaran getaran resonansi pada orang orang yang satu frekuensi. Dan setelah Jumat kemaren di Jakarta dan Medan, Jumat ini getaran getaran resonansi ini bergema lagi di Surabaya, Malang Bandung. Saya berharap bunyi bunyi yang keluar dari getaran resonansi ini bisa di jadikan nada nada yang menyejukkan jangan disetop dengan menghentikan suara menggunakan peredam yang tidak dikehendaki yang tentunya akan membuat suara berhenti tiba tiba dan alunan lagu terputus tanpa makna.

image

Sekarang dimana posisi kita?? Apakah kita orang orang yang ikut tergetar dan beresonansi ? kalau ya…berarti kita dalam irama dan nada yang sama, sedangkan kalau tidak tergetar dan tidak beresonansi anda dan saya tentu ada pada frekuensi yang berbeda…

Selamat Sore……..

Tinggalkan komentar