Terlintas saja dibenak saya buat menulis tentang anjing hari ini, padahal ini sudah pertengahan Tahun 2018 tahun anjing tanah. Apa itu tahun anjing tanah ? Saya nggak akan bahas, karena memang tak berminat dengan penamaan tahun ke binatang seperti budaya China.
Saya ingin menulis karena teringat anjing peliharaan saya dulu waktu saya masih SD. Namanya Asoy :D. Entah kenapa dinamakan asoy saya lupa kisahnya. Apa rasnya, saya juga kurang mengerti.
Asoy pada awalnya bukanlah anjing saya. Dia adalah seekor “anjing paburu”, istilah buat anjing yang digunakan buat berburu babi dikampung saya.
Ketika itu dikampung saya ada buru babi besar besaran. Para pecandu buru babi berdatangan dari segala penjuru. Tak sedikit mamatah, istilah buat jumlah babi yang terbunuh, waktu itu. Selain banyaknya hama babi yang terbunuh, tak sedikit pula anjing paburu yang luka diseruduk babi, saya masih ingat orang orang yang menggendong anjingnya yang terluka. Pada waktu itu juga ada satu orang yang terluka diseruduk babi, kalau tidak salah namanya Mak Sara’i. Selain anjing terluka juga banyak anjing yang tersasar kehilangan tuannya, salah satunya adalah Asoy ini.
Asoy anjing tersasar yang dibawa pulang oleh tetangga saya, dipelihara oleh tetangga saya, tidak diikat, dibiarkan saja lepas. Karena rumah saya berdekatan sekali dengan tetangga, Asoy juga sering main dirumah kami. Karena sering dikasih makan, dan semua senang dengan asoy, lama kelamaan dia lebih sering berada dirumah kami dibanding rumah tetangga tadi, baik siang maupun malam. Asoy kelihatannya memang lebih menikmati berada dirumah kami, makan terjamin, tidur dikasih alas hangat, dalam kandang dikasih karung goni.
Satu keuntungan adanya Asoy dirumah kami adalah gonggongannya. Dia akan selalu mengonggonh kalau ada orang yang belum dikenal melewati rumah, dan itu cuma kalau malam harisaja, siang hari si Asoy diam saja. Suara Asoy bagaikan alarm peringatan kalau ada orang lain yang melintasi rumah kami. Assoy tidak menggigit dia cuma menggongong, karena itu mungkin dia lebih tepat disebut anjing pengawas daripada anjing penjaga, karena anjing penjaga biasanya menggigit.
Siapa saja yang melintasi rumah kami malam hari, kalau tidak dikenal baunya maka Asoy akan menggonggong….kami merasa aman dengan adanya gonggongan Asoy ini. Kami merasa aman, tetapi mungkin ada juga yang tak merasa aman dengan gonggongan asoy ini, karena terus terusan ribut tengah malam.

Sampai pada suatu hari, setelah beberapa malam Asoy tak terdengar lagi gonggongannya, Asoy saya temukan di kebun belakang rumah kami, mati 😭😭
Itulah sekelumit kisah Asoy, nggak bermakna apa apa mungkin, saya cuma ingin berbagi kisah saja 😚.
Dan berbagi sedikit tips seperti dibawah ini..👇👇👇👇
– Gonggongan anjing sering membuat orang takut melintasi rumah kita, buat yang mau bertamu kerumah yang ada anjing harus tahu kalau jenis yang mengonggong adalah anjing pengawas, biasanya dia tak akan menggigit, kalau mau balas saja…gongong lagi….dia akan kecut 😚😍😋
– Kalau tak ingin mendengar gonggongan anjing, jangan pelihara anjing. Jadi kalau orang ingin tidurnya enak tak diganggu suara suara yang mengganggu, jangan pelihara anjing, apalagi anjing pengawas, atau jangan tinggal dilingkungan orang yang hoby memelihara anjing.
Kalau ada tetangga anda punya anjing yang terus menerus menggonggong, berharaplah agara dia cepat bernasib seperti si Asssoy….ih sadiissssss 😎
– Satu pepatah yang pernah saya baca, entah asalnya darimana, tapi bagus buat dimaknai, bunyinya kira kira begini……
” Manusia sangat cinta akan tanah airnya, sedangkan anjing sangat cinta akan piring makannya ”
Apa artinya ???
Au ahhhhhhhh gelap
Malammmmm
Just about dog
