TAMSIL VAN KUDUS


Kudus berasal dari bahasa Arab, artinya suci, Al-Quds. Dipergunakan di Indonesia merujuk kepada tempat, nama, dan kepercayaan. Contohnya Kabupaten Kudus, Siti Rohana Kudus, Roh Kudus.

Sebagai sebuah tempat kita mengenal Kudus, dikenal sebagai kota santri. Kota ini adalah pusat perkembangan agama Islam pada abad pertengahan sampai sekarang. Beberapa wali dimakamkan disini, pastinya tentu Sunan Kudus yang menamakan tempat ini Kudus, sebelumnya bernama Tajug yang ada hubungannya dengan tempat suci umat Hindu.

Kudus juga dikenal sebagai kota perdagangan dan industri. Siapa yang tidak mengenal Djarum Kudus di Indonesia ini?. Pabrik rokok besar di Indonesia, bahkan konon kabarnya ada 57 pabrik rokok disini, terbanyak di Indonesia.

Ada 3 hal menarik dari Kudus ini; Orang orang suci ( wali ) alim ulama dan kyai kyai, Kaum Santri atau kaum terpelajar, dan para pedagang ( rokok ). Wali, alim ulama jelas tidak kita ragukan lagi, mempunyai Ilmu agama dan ibadah yang mumpuni. Santri , sangat wajar kita beranggapan bahwa mereka orang orang yang sudah terpapar dengan Ilmu agama, seharusnya mereka adalah orang orang yang ikhlas, orang orang yang mengharap ridho Allah, orang orang yang mudah memaafkan.

Kombinasi ketiganya tentu seharusnya membuat Kudus lebih menonjol dari sebagian besar daerah lainnya Jawa Tengah, dan kenyataannya memang seperti itu, Kudus adalah daerah yang cukup maju di Jawa tengah dibandingkan dengan sebagian besar daerah lainnya, walaupun bukan yang paling maju.

Tapi apa yang terjadi? di Kudus Bupati yang pernah dulu menjabat juga sebagai Bupati ternyata OTT, dan lebih gilanya lagi mantan Napi Korupsi pada periode pertamanya.

Dikepala saya timbul pertanyaan

Apakah ulama ulama di Kudus itu mengajarkan bahwa uang suap jabatan itu uang “Bisyarah” seperti yang dibilang Romi?

Apakah para kaum santri dan tepelajar di kudus sampai ketingkat orag orang yang sangat iklas dan pemaaf sehingga bisa seperti keledai yang masuk lubang karena salah memilih dua kali ?

Apakah memang para pejabat anak buah om Ganjar memang orang orang sangat susah dinasehati ( om Ganjar sendiri yang bilang begitu ) sehingga Jawa Tengah menjadi pencetak koruptor keempat terbesar di Indonesia??

Apakah keseimbangan ulama, santri dan pedagang, sudah bergeser di Kudus?? Pedagang jadi lebih dominan sehingga apapun itu pantas diperdagangkan ?

Apakah….apakah…..apakah ??

Ah sangat banyak “apakah” yang mau ditanyakan,…….ya sudahlah saya hanya bisa berharap Kudus jangan pernah menjadi Tams(z)il Indonesia. ??
Amiin..

Sayang saya sudah bukan perokok lagi, kalu masih perokok akan saya akhiri tulisan ini dengan…….

“Sambil menghisap sebatang rokok kretek dari Kudus saya seruput kopi hitam sore ini….slurrrrp”

Demikian.

FESAPPITIS AKUT


Kulit mengkerut
Otot mengisut
Putih meronai rambut
Nafsu tak lagi manut
Tongkat selalu ngikut
klep rusak tak bisa nahan kentut
Lemak bergelambir hiasi perut
Sendi berderak kaku dilutut
Suara serak tak tau apa yang disebut
Mata kabur seperti berkabut
Telinga tuli walaupun disamping mesin bubut
Hidung pekak tak tau kentut berleput

Oh manusia….tua pasti akan kau turut
tak perlu fesapp, dia pasti mengikut
Kecuali muda sudah dihampiri maut.
Aplikasi menggoda, kucoba tahan diri buat tak ikut.

Selamat malam, menunggu larut

*Face app adalah suatu aplikasi yang bisa merubah potret wajah lebih tua atau lebih muda