
Kalau kuraba raba hidung ku, memang bolehlah dikategorikan pesek, naiknya cuma dikit, kalau tidak akan dikatakan datar. Abangku menyebutnya Manclem, mancung kedalem 😁
Waktu kecil masih ingat, keluarga dirumah sering mencandai “Ed…mana hidungnya” aku akan jawab “digiliang oto APD” ( kelindes bus APD) APD waktu itu bus yg cukup top ditempat ku. 🤣
Tapi hidung pesek rasanya nggak pernah menjadi masalah, enjoy aja lagi, proporsionallah untuk tipe wajah seperti ini.
Nah sewaktu menikah…entah kenapa dapat Istri Lola Susianti yang hidungnya mancung, kalau buat ukuran Indonesia mancungnya diatas rata rata orang Indonesia, dapat anak laki Muhammad Thariq juga hidungnya bukan kayak hidungku, lebih mancung. Jadilah aku menjadi bahan candaan mereka berdua 🤣😁…pesek…pesek 😡
Tapi sekarang, aku boleh berbangga sedikit dengan istri, kenapa??
Sepulang praktek malam tadi, dia mengeluh “lihat pa…hidungnya lecet nih 😥”, dilihat memang hidungnya lecet memerah. Rupanya karena kami sekarang praktek dengan APD komplit dengan masker N95, hidung istri yang ketinggian jadi lecet karena lama bergesekan dengan logam yang ada dipuncak masker N95. Kuperiksa hidung sendiri eh 😁 ternyata aman aman saja tidak lecet sama sekali dan juga tidak nyeri 🤣.
Selain itu masker N95 yang orang pesek pakai, lebih mantap nempelnya dibanding N95 yang dipakai istriku yang mancung, banyak celah…ini kan potensial merugikan, untuk itu harus didobel dengan masker bedah.
Jadi buat petugas kesehatan siapa saja…..saat ini berbahagialah jadi orang pesek, karena pesek membuat N95 lebih aman nangkring dihidung anda, nggak bikin sakit, nggak bikin lecet…..😍. Apapun yang dikasih Tuhan, tetap ada hikmahnya 🙏
Ayo sapa yang pesek….unjuk hidung😬😬
Hidup pesek…..merdeka💪💪 berantas corona💪💪


